Senin, 18 April 2016
Beda
Kau berbeda paham denganku.
Aku terkadang membencimu ketika kau lempar kritikan, kalimat "nyinyir", atau sekadar sindiran kepadaku.
Dalam hati, meski tak mengeluarkan senjata, kita saling memupuk kebencian walau praktiknya kita saling mengabaikan.
Suatu ketika, aku tersandung masalah.
Siapa orang yang dikirim Tuhan untuk mengobati lukaku?
Kau!
Begitulah cara kerja alam yang unik.
Tak perlu heran.
Karena aku, kamu, dia, dan dia ada di semesta yang sama.
Sejatinya kita adalah satu.
Maha Suci Allah yang Maha Membolak-balik hati manusia. 💟
Medan, 110316
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar